Hampir setiap orang pernah mengalami sensasi menggelitik, seperti kebas atau mati rasa dan bagaikan ditusuk-tusuk jarum, yang dating tiba-tiba di tangan atau di kaki. Sensasi ini biasanya disebut dengan kesemutan (parestisia) karena terasa seperti digerayangi ratusan semut dibawah kulit. Memang tidak sampai menimbulkan rasa sakit, namun tentu membuat Anda tidak nyaman, terutama saat anggota tubuh tersebut digerakkan.

Rasa kebas atau mati rasa pada tangan atau kaki, adalah hal yang wajar terjadi pada siapapun dan bersifat sementara. Namun dalam beberapa kasus, kesemutan di tangan, kaki, wajah atau anggota tubuh yang lainnya bisa terjadi secara berkelanjutan sebagai akibat kerusakan saraf atau gangguan pada sistem saraf pusat.

Penyebab Terjadinya Kesemutan atau Kebas

Penyebab kesemutan biasanya karena saraf terjepit akibat tekanan pada satu bagian tubuh tertentu, seperti tangan atau kaki, atau berada di posisi yang sama dalam waktu yang cukup lama. Misalnya, duduk bersila dalam waktu yang lama atau tidur dalam keadaan tangan di bawah kepala. Saat kaki atau tangan menerima tekanan dalam waktu yang lama, saraf-saraf yang menjalar di dalamnya akan tertekan atau terjepit.

Akibatnya, saraf-saraf tidak bisa menerima suplai darah dan oksigen dalam jumlah yang cukup untuk bekerja. Ini kemudian menyebabkan sinyal yang berasal dari saraf sensorik akan terhalang, yang akhirnya akan timbul mati rasa pada bagian tubuh yang tertekan tersebut.

Berikut adalah beberapa penyebab kebas yang mungkin terjadi :

1. Kekurangan Nutrisi

Vitamin B1, B6, B12 serta asam folat merupakan nutrisi yang dibutuhkan  tubuh untuk menjaga kesehatan fungsi saraf. Jika kebutuhan vitamin tersebut tidak terpenuhi, saraf bisa rusak dan mati rasa. Selain itu, kadar kalsium, kalium dan natrium yang tidak normal di dalam tubuh pun bisa menjadi penyebab sering kesemutan di berbagai anggota badan.

2. Alkohol dan Neuropati Perifer

Minum alkohol yang berlebihan bisa merusak jaringan saraf dalam tubuh. Lambat laun hal tersebut bisa berujung pada penyakit neuropati perifer, yang menyebabkan kebas pada salah satu anggota tubuh, seperti tangan, kaki dan jari tangan. Pada kondisi ini, rasa kebas yang timbul sering terjadi secara konstan dan biasanya disertai dengan gejala lain, seperti rasa sakit.

3. Carpal Tunnel Syndrome

Carpal tunnel syndrome adalah penyakit yang disebabkan pada saraf median, yang bertugas untuk mengatur pergerakan tangan. Akibatnya timbul mati rasa dan kebas yang umumnya disertai rasa nyeri serta terasa lemah di lengan dan tangan.

4. Multiple Sclerosis

Kesemutan di wajah, badab atau lengan dan tungkai kaki bisa menjadi salah satu gejala dari penyakit multiple sclerosis. Pada kondisi ini, mati rasa yang timbul bisa ringan sampai parah sehingga mengganggu aktivitas Anda. Misalnya, seperti tidak bisa berjalan atau menulis. Bahkan pada kondisi yang parah, mati rasa bisa disertai rasa nyeri dan tidak dapat merasakan sensasi apapun, termasuk sentuhan maupun suhu ( panas atau dingin)

Cara Mengatasi Kesemutan

Pada kondisi normal, kesemutan akan hilang dengan sendirinya bila tekanan pada bagian tubuh tertentu sudah berkurang atau Anda merubah posisi tubuh. Misalnya apabila Anda duduk bersila terlalu lama, maka cobalah berdiri dan berjalan sebentar. Biasanya dalam waktu yang tidak terlalu lama, kesemutan tersebut akan hilang.

Namun apabila penyebab kebas adalah tergolong lebih serius, maka Anda perlu untuk mengkonsumsi obat kesemutan. Seperti obat antiinflamasi dan diuretik, atau apabila kesemutan itu dikarenakan oleh neuropati perifier biasanya obatnya adalah pregabalin dan gabapentin.

Anda harus segera ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat, apabila rasa kebas tersebut berlangsung cukup lama.

Selain cara di atas, jangan lupa untuk selalu menerapkan pola hidup yang sehat untuk membantu mengatasi kondisi seperti ini.

By Miranda