Kisah Ajaib: Jamu Sehat Berjaya Sebagai Warisan Ajaib UNESCO!

Rabu, 1 Mei 2024 by admin

Di tahun 2023, Indonesia dipuji oleh UNESCO atas dedikasinya dalam merawat dan menyebarkan kebudayaan di seluruh dunia. Keputusan monumental ini terjadi saat Budaya Sehat Jamu diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO pada 6 Desember 2023, dalam Sidang ke-18 di Kasane, Botswana.

“Dengan penetapan ini, kita mengikuti rencana besar dalam melindungi dan memajukan warisan budaya kita,” kata Hilmar Farid dari Kemendikbudristek, Jakarta.

Perjalanan ini dimulai dari tingkat lokal hingga internasional, melalui langkah-langkah perlindungan, pengembangan, dan pemanfaatan kebudayaan. Sertifikat UNESCO diberikan secara simbolis oleh Yohpy Ichsan Wardana, Kementerian Luar Negeri, kepada Hilmar Farid di Jakarta pada 25 April 2024.

Menteri Nadiem Anwar Makarim memberi apresiasi pada upaya pelestarian budaya jamu, sambil menyatakan bahwa pengakuan ini akan memperkuat perlindungan dan pengembangan jamu sebagai bagian dari warisan budaya Daftar Wingslots77 di Indonesia.

“Jamu bukan sekadar minuman, ia adalah simbol hubungan manusia dengan alam dan telah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia selama berabad-abad,” ujarnya.

Dia juga berterima kasih kepada semua yang telah berkontribusi dalam memelihara keberlangsungan jamu, termasuk produsen, peneliti, dan penikmat manfaat jamu.

Budaya Sehat Jamu memiliki atribut sejarah yang memukau, seperti Panggung Krapyak dan Sumbu Kosmologis Selatan. Setelah pengakuan dari UNESCO, tugas berat Indonesia adalah menjaga dan melestarikan warisan ini untuk generasi mendatang.

“Kita perlu mempertahankan sinergi dalam memajukan Situs Wingslot77 di Indonesia,” tambah Hilmar.

Penetapan ini menjadi tonggak penting dalam upaya melibatkan komunitas, pemerintah, dan dunia usaha dalam melestarikan warisan budaya dunia. Penyerahan sertifikat dan naskah nominasi adalah langkah awal untuk menjaga warisan ini tetap hidup dan berkembang dalam ekosistem budaya yang dinamis.

Selain itu, Pojok Benteng (Jokteng) Kulon, Jokteng Lor, dan Jokteng Wetan; Kompleks Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat dan Alun-alun (Selatan dan Utara); Kompleks Tamansari, Kompleks Masjid Gede, Sumbu Kosmologis Utara (Jalan Pangurakan, Jalan Margomulyo, Jalan Malioboro, dan Jalan Margoutomo); Pasar Beringharjo; Kompleks Kepatihan; dan Monumen Tugu Yogyakarta.

“Setelah ditetapkan sebagai warisan dunia oleh UNESCO, selain bangga, kita juga punya tugas untuk terus melestarikan warisan ini sebagai kontribusi Indonesia untuk peradaban dunia,” tutur Hilmar.